Pemilik Rusun Tidak Boleh Menyerah

Pemilik Rusun Tidak Boleh Menyerah

Tadi malam dilaksanakan rapat sosialisasi peraturan gubernur DKI nomor 132 tahun 2018 tentang pembinaan pengelolaan rusun milik dengan narasumber bapak Togar A Silaban, anggota tim gubernur untuk percepatan pembangunan DKi Jakarta.

Topik penting dalam paparan pergub tersebut adalah

    Pelaku pembangunan WAJIB melakukan sosialisasi kepenghunian
    Pelaku pembangunan WAJIB melakukan pendataan pemilik dan penghuni
    Pelaku pembangunan WAJIB memfasilitasi pembentukan PPPSRS paling lambat 6 bulan sebelum masa transisi berakhir (di GPC sudah lewat!)
    Pelaku pembangunan WAJIB memfasilitasi pembentukan Panitia Musyawarah
    Pelaku pembangunan WAJIB membiayai pembentukan PPPSRS
    Pelaku pembangunan DILARANG mengarahkan, mengganggu, atau mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam proses pembentukan PPPSRS
    Kepemilikan dibuktikan dengan SHM SRS atau SKBG SRS; Akta Jual Beli (AJB). Bila AJB belum selesai, kepemilikan dibuktikan dengan PPJB dan kuitansi pembayaran
    Kepenghunian dibuktikan dengan perjanjian sewa secara tertulis
    Pelaku pembangunan wajib memberikan data kepemilikan/kepenghunian kepada panmus
    Panmus dipilih dari pemilik dan wakil pelaku pembangunan 2 (dua) orang, dan tidak mempunyai hak suara dalam pengambilan keputusan panmus

Mengingat kita sudah mempunyai PPPSRS hasil rapat pembentukan pada tanggal 11 Oktober 2015 dan sudah dikukuhkan sebagai badan hukum perkumpulan oleh kemenkumham, dan sudah memasuki masa transisi pemilihan pengurus dan pengawas PPPSRS yang baru maka perlu dilakukan koordinasi dengan pengurus dan pengawas yang lama.

Sesuai dengan himbauan bapak gubernur DKI seperti yang tertulis pada gambar, maka:

  • pemilik dan penghuni secara pro-aktif mempersiapkan diri dan menagih pengembang untuk memfasilitasi pembentukan Panitia Musyawarah.
  • Menjalin kebersamaan sesama pemilik dan penghuni
  • Mempersiapkan diri memperjuangkan hak yang dijamin oleh peraturan gubernur
  • TIDAK MENYERAH walau banyak hambatan
  • TERUS BERJUANG walau melelahkan, dan tidak ada imbalan

Untuk kepentingan bersama, maka setiap pemilik wajib membuktikan dirinya sebagai pemilik sarusun dengan menunjukkan PPJB asli (karena AJB belum dibuat) dan salinannya diserahkan kepada panitia rapat.

SELAMAT BERJUANG !!!

Tinggalkan Balasan